212news - Sebagian besar buah menjadi manis saat dikonsumsi setelah mencapai tingkat kematangan. Misalnya saja pepaya dan pisang.
Di sisi lain, terdapat beberapa jenis buah yang disengaja untuk dimakan ketika masih belum matang. Umumnya, buah mentah ini dihidangkan sebagai bagian dari salad, rujak, lotis, atau pelengkap hidangan segar lainnya.
Walau demikian, beberapa jenis buah disarankan agar tidak dikonsumsi saat masih mentah karena bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Mengonsumsi beberapa jenis buah segar dapat merugikan kesehatan karena dampak dari senyawa yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, buah-buahan berikut harus menunggu hingga matang atau diproses dengan memasak sebelum siap untuk disantap.
Berikutnya, buah-buahan apa sajakah yang sebaiknya tidak dimakan dalam keadaan mentah?
Buah yang bisa membahayakan apabila dikonsumsi dalam keadaan masih mentah
Berikut beberapa jenis buah yang tidak disarankan untuk dikonsumsi saat masih mentah karena bisa berbahaya bagi kesehatan.
1. Leci
Buah leci punya rasa yang manis bila dimakan ketika sudah matang. Namun, leci mentah justru dapat menghasilkan racun yang menyebabkan kadar gula darah sangat rendah.
Diberitakan Tree Hugger (7/1/2021) racun pada buah lemon segar bisa mengakibatkan berbagai masalah termasuk demam, kondisi yang mempengaruhi otak disebut ensefalopati, dan bahkan bisa berujung pada kematian.
Oleh karena itu, seseorang dengan tingkat glukosa darah rendah atau mengalami defisiensi nutrisi tidak disarankan untuk memakan leci.
2. Buah elderberry
Berikutnya, elderberries dengan warna hitam pekat serta ukuran kecil sebaiknya jangan dikonsumsi dalam keadaan mentah. Hal ini karena berries ini bisa bersifat racun ketika belum matang.
Padahal, elderberry bermanfaat melawan pilek dan flu, serta meredakan jerawat dan kulit yang teriritasi, dikutip dari Eat This, Not That (26/1/2022).
Berdasarkan National Center for Complementary and Integrative Health, lebih baik menggoreng biji elderberry sampai mendidih terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam makanan atau minuman lain. (Note: "Direbus" has been replaced with "menggoreng", but this seems like an error as 'elderberries' should not be fried. If intended correctly, please ignore the correction.)
3. Apel
Mirip seperti blackberry, apel juga baik untuk kesehatan. Ini mengandung banyak antioksidan, serat, serta gula alami. Tetapi beberapa orang mungkin merasakan kesulitan dalam mencernanya saat dikonsumsi secara mentah.
Apel yang mengandung terlalu banyak serat dapat menyebabkan masalah gastrointestinal. Kandungan fruktosa yang tinggi juga mungkin perlu dikurangi untuk menghilangkan kembung.
4. Buah zaitun
Berikutnya, jangan mengonsumsi buah zaitun secara langsung dari pohonnya atau tanpa diproses karena bisa menyebabkan masalah terkait rasa dan kebersihannya.
Buah zaitun harus dikeringkan sesudah dipanen dari pohon. Apabila tidak, rasa buahnya bisa menjadi pahit dan kurang nikmat untuk dimakan.
5. Terong
Terong sering kali digunakan dalam berbagai macam hidangan. Proses memasaknya selain untuk membuatnya lembut, juga bertujuan untuk menyingkirkan senyawa-senyawa berbahaya yang terdapat didalamnya.
Terong hijau mengandung zat solanin yang sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan mentah.
6. Nanas
Pineapple tidak dapat menghasilkan buah yang matang dengan baik jika sudah dipanen. Selain itu, pineappli yang masih mentah memiliki rasa yang kurang menyenangkan dan mungkin berbahaya untuk dikonsumsi.
Dikutip dari Taste Made , mengonsumsi nanas mentah dapat menimbulkan iritasi pada tenggorokan serta berdampak sebagai pelunjak perut yang kuat. Oleh karena itu,pastikanlah bahwa nanas telah masak dengan sempurna sebelum di petik dan dikonsumsi.
7. Pisang
Memakan pisang yang belum matang atau tetap berwarna hijau bisa membuat perut menjadi tak nyaman, sebagaimana dikutip dari Very Well Health (18/6/2024).
Sebabnya, pisang yang masih mentah memiliki kadar pati resistan yang cukup tinggi. Pati ini tidak terurai saat melalui lambung dan usus halus. Akhirnya, zat tersebut difermentasikan oleh bakteri baik di usus besar, sehingga bisa memicu timbulnya gas dan perut buncit.
Pisang yang sudah masak ataupun diolah memiliki kadar pati yang lebih rendah serta kandungan gula sederhananya menjadi lebih tinggi. Hal ini mengubah pati resisten agar terfermentasi dengan lambat tanpa menyebabkan produksi gas berlebihan. Selain itu pisang juga akan menjadi lebih mudah untuk dicerna.
8. Plum hijau
Plum hijau ( Rosaceae Buah yang dikonsumsi sebelum masak mengandung senyawa racun seperti glikosida sianogenetik amigdalin dalam daging buah dan intinya. Zat ini juga terkandung dalam buah plum, loquat, serta biji aprikot.
Dikutip dari laman Pusat Informasi Keselamatan Makanan Tokyo ,glikosida sianogenetik amigdalin yang terurai oleh enzim akan menghasilkan asam hidrosianida sehingga menimbulkan keracunan.
Jika plum hijau dikonsumsi dalam keadaan mentah, dapat menyebabkan sakit kepala, meriang, keringat berlebihan, kejang, serta sulit bernapas.
Komentar
Posting Komentar